Penanganan
Penyakit leptospirosis ini cukup dengan
istirahat dirumah dengan diberikan obat penurun panas, dan antibiotik
untuk kuman leptospira (Doxicilin). Diberikan obat simtomatis sesuai
dengan keluhan pasien. Bila mual diberi anti mual, muntah, anti munta,
sakit kepala, demam diberikan anti piretik (obat penurun panas). Dan
pasien akan sembuh.
Pemberian nutrisi perlu diperhatikan
karena nafsu makan biasanya menurun. Perlu pemberian nutrisi yang
seimbang dengan kebutuhan kalori dan disesuaikan keadaan fungsi hati
serta ginjal yang menurun.
Antibiotik biasanya diberikan penisilin
procain (disuntikkan dipantat dan terasa sakit/kemang). Tetapi beberapa
kepustakaan terbaru mulai menyarankan pemberian ceftriaxon 1x2gr perhari
selama 5-7hari, atau sampai bebas panas.
Bila ada gagal ginjal maka penanganannya
menyesuaikan lamanya fase oliguri (produksi urin sedikit) dan kecepatan
katabolisme protein. Makin lama fase oliguri berlangsung makin
memerlukan hemodialisis (cuci darah).
Leptospirosis berat yang sudah menyerang
organ tubuh penting seperti : hati, ginjal, paru dan otak, maka harus
dirawat dirumah sakit. Karena angka kematiannya 15-40%. Angka kematian
ini bisa diminimalkan dengan diagnosis dini dan penanganan yang cepat
dan akurat.
Perlu diperhatikan keadaan khusus yang
memerlukan penanganan secara lebih teliti antara lain : hiperkalemi
(kelebihan kalium darah), asidosis metabolik (keasaman darah yang
meningkat), hipertensi, gagal jantung, kejang dan pendarahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar