Selasa, 13 Januari 2015

Penanganan Leptospirosis

Penanganan

Penyakit leptospirosis ini cukup dengan istirahat dirumah dengan diberikan obat penurun panas, dan antibiotik untuk kuman leptospira (Doxicilin). Diberikan obat simtomatis sesuai dengan keluhan pasien. Bila mual diberi anti mual, muntah, anti munta, sakit kepala, demam diberikan anti piretik (obat penurun panas). Dan pasien akan sembuh.
Pemberian nutrisi perlu diperhatikan karena nafsu makan biasanya menurun. Perlu pemberian nutrisi yang seimbang dengan kebutuhan kalori dan disesuaikan keadaan fungsi hati serta ginjal yang menurun.
Antibiotik biasanya diberikan penisilin procain (disuntikkan dipantat dan terasa sakit/kemang). Tetapi beberapa kepustakaan terbaru mulai menyarankan pemberian ceftriaxon 1x2gr perhari selama 5-7hari, atau sampai bebas panas.
Bila ada gagal ginjal maka penanganannya menyesuaikan lamanya fase oliguri (produksi urin sedikit) dan kecepatan katabolisme protein. Makin lama fase oliguri berlangsung makin memerlukan hemodialisis (cuci darah).
Leptospirosis berat yang sudah menyerang organ tubuh penting seperti : hati, ginjal, paru dan otak, maka harus dirawat dirumah sakit. Karena angka kematiannya 15-40%. Angka kematian ini bisa diminimalkan dengan diagnosis dini dan penanganan yang cepat dan akurat.
Perlu diperhatikan keadaan khusus yang memerlukan penanganan secara lebih teliti antara lain : hiperkalemi (kelebihan kalium darah), asidosis metabolik (keasaman darah yang meningkat), hipertensi, gagal jantung, kejang dan pendarahan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar